Setelah lama tidak merilis karya baru, penyanyi asal Kanada Leslie Feist kembali dengan lagu terbarunya. Untuk pertama kalinya lagu terbarunya ini diperdengarkan pada pembukaan Olimpiade musim dingin 2010 yang bertempat di Vancouver, Kanada pada tanggal 12 Februari 2010 kemarin.
Mulai edisi ini, kami mencoba mengatur playlist berdasarkan tempo lagu. Ini dikarenakan agar pendengar dapat menikmati rangkaian lagu yang kami putar dengan nyaman. Jadi, kami membaginya ke dalam tiga fase, yakni fase pertama (mulai pukul 21.00 - 22.00) kami memutar lagu-lagu dengan tempo cepat. Fase kedua (22.00 - 23.00) kami memutar lagu-lagu dengan tempo medium. Dan fase ketiga (23.00 - 00.00) kami memutar lagu-lagu dengan tempo lambat.
Musik Indonesia era 60an hingga 70an banyak menyimpan permata yang patut untuk digali dan diperdengarkan pada generasi sekarang.
Namun karena keterbatasan informasi yang disebabkan karut marutnya sistem pendokumentasian negeri ini mengakibatkan musik-musik lokal era tersebut hilang begitu saja. Tanpa sempat muncul di permukaan pada dua dekade terakhir.
Oleh karena itu, sudah menjadi salah satu misi kami untuk membawa musik-musik lama negeri ini (tentunya yang berkualitas) pada banyak pendengar baru di luar sana.
Jika kalian berkesempatan mendengar siaran kami selama ini, Popcircle kerap memutar beberapa lagu dari band-band era 60an/70an khususnya dari grup-grup yang kurang dikenal namanya baik dalam era karir mereka ataupun dalam era sekarang.
Kini, salah satu permata musik Indonesia dari era 60an/70an yang juga menurut kami patut untuk disimak adalah grup vokal Noor Bersaudara.
Nama Noor Bersaudara pada jamannya cukup dikenal oleh masyarakat luas. Salah satu album mereka juga sempat ditangani oleh maestro Jazz kenamaan negeri ini, Jack Lesmana.
Seperti namanya, grup ini terdiri dari kakak beradik dari keluarga Noor. Mengenai sejarah berdirinya ataupun info lebih lanjut mengenai grup ini, dapat dilihat pada halaman Myspace mereka.
Grup 70an memiliki Myspace? Iya, memang pada akhirnya mereka bereuni pada tahun 2006 dengan merilis sebuah album. Setelah itu mereka kerap tampil dalam berbagai pertunjukkan musik baik dalam skala kecil hingga skala besar seperti festival musik Java Jazz.
Dengan harmonisasi vokal yang padu dan menohok serta musik pop/jazz yang membungkusnya, Noor Bersaudara seperti layaknya sebuah perkawinan silang yang berhasil antara grup The Manhattan Transfer dengan The Free Design.
Melalui kekayaan musikalnya, seharusnya album-album dari Noor Bersaudara dapat menjadi kitab suci tersendiri bagi band atau para musisi negeri ini khususnya dalam ranah musik pop.
Namun karena keterbatasan informasi yang telah kami sebutkan sebelumnya, tidak banyak band/musisi lokal generasi sekarang yang pernah mendengar nama Noor Bersaudara terlebih terinspirasi oleh musiknya. Sejauh pengamatan kami, hanya White Shoes and the Couples Company yang sedikit banyak memiliki jejak musikal Noor Bersaudara dalam musik mereka.
Di tahun 2008, Noor Bersaudara kembali merilis album baru dengan beberapa lagu lama mereka yang diaransemen ulang. Mudah-mudahan dengan album baru ini, musik mereka dapat lebih dikenal oleh generasi sekarang.
Bagi yang ingin bernostalgia dan juga bagi yang belum pernah mendengar lagu dari Noor Bersaudara, silahkan menyimak siaran Popcircle di Rase 102.3 FM hari Kamis ini, mulai pukul 21.00.
Kami akan memutarkan salah satu lagu dari debut album mereka di tahun 1975.
Dalam dunia musik, tahun 2009 lalu dikenal juga sebagai tahunnya supergrup. Supergrup disini maksudnya adalah sekumpulan musisi ternama dengan bandnya masing-masing yang bergabung dalam sebuah grup baru.
Beberapa nama supergrup yang terdengar di tahun 2009 antara lain, Monster of Folk, Them Crooked Vultures, Spirits in the Sky, Dead Weather dan Apparatjik.
Nama terakhir yang kami sebutkan di atas, mungkin belum terlalu bergaung jika dibandingkan dengan supergrup lainnya yang bermunculan di sepanjang tahun 2009.
Apparatjik terdiri dari bassis Colplay Guy Berrman, vokalis Mew Jonas Bjerre, keyboardis/gitaris Magne Furuholmen dari Aha serta produser Martin Terefe.
Cikal bakal Apparatjik dimulai di tahun 2008 ketika mereka turut menyumbangkan satu buah lagu dalam album kompilasi Amazon Tribe, sebuah album amal yang bekerjasama dengan Tv series Amazon.
Setelah itu, proyek ini berlanjut. Di sela-sela kesibukan dengan bandnya masing-masing, mereka merekam lagu demi lagu untuk debut album penuh mereka yang akhirnya dirilis pada tanggal 1 Februari 2010 kemarin.
Salah satu lagu Appartjik yang berjudul Josie akan kami putar pada Popcircle edisi 11 Februari 2010. Nantikan pemutarannya.